TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah mulai awal bulan ini menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar subsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir 2022.
Kepala Badan Pengatur Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Erika Retnowati menjelaskan, kuota Pertalite ditambah 6,86 juta kiloliter (kl) dari kuota awal 23,05 juta kl. Sementara untuk BBM solar subsidi ditambah 2,73 juta kl dari semula sebanyak 15,1 juta kl.
“Konsumsi BBM baik Solar maupun Pertalite mengalami lonjakan, sehingga jika tidak ditambah, ...